Plat Mobil Bertuliskan IM GOD ditolak, Atheis Amerika Gugat Pihak Berwenang

Plat Mobil Bertuliskan IM GOD ditolak, Atheis Amerika Gugat Pihak Berwenang – Seorang Atheis Amerika menggugat para administratur di Negeri Bagian Kentucky, Amerika Sindikat, sehabis mereka menyangkal permohonan no piringan hitam mobil yang dapat terbaca” IM GOD” ataupun berati Aku merupakan Tuhan.

Plat Mobil Bertuliskan IM GOD ditolak, Atheis Amerika Gugat Pihak Berwenan

Plat Mobil Bertuliskan IM GOD ditolak, Atheis Amerika Gugat Pihak Berwenan

outcampaignBennie Hart berkata arti dari opsi atas piringan hitam mobilnya merupakan buat membuktikan kemustahilan buat melawan siapa juga yang berterus terang selaku Tuhan. Tetapi para administratur pemindahan di negeri bagian yang warganya terkategori konvensional dengan cara agama itu memutuskan kalau piringan hitam no itu dapat alihkan atensi para juru mudi yang lain serta dapat memunculkan permasalahan.

Baca juga : Kelompok Minoritas Kaum Ateis di Pakistan Mulai Merasa Terancam

Para aktivis independensi awam setelah itu mengajukan permasalahan Hart dengan cara hukum. Hart berkata kalau dirinya telah mempunyai piringan hitam mobil yang serupa dikala bermukim di Negeri Bagian Ohio sepanjang 12 tahun serta tidak memiliki permasalahan apapun dengan piringan hitam mobilnya.

” Aku cuma mau mempunyai peluang yang serupa buat memilah catatan individu buat piringan hitam mobil aku semacam perihalnya para juru mudi lain,” tutur Hart, yang bermukim di Kenton County, Kentucky Utara.” Tidak terdapat yang asusila ataupun cabul mengenai pemikiran aku kalau agama agama ialah pemahaman individu.”

Aliansi Independensi Awam Amerika di Kentucky( American Civil Liberties Union of Kentucky ACLU- KY) serta Yayasan Merdeka dari Agama( Freedom From Religion Foundation) mengajukan petisi hukum atas julukan Hart kepada Menteri Pemindahan Kentucky Greg Thomas dengan azas independensi berdialog.

Ketua hukum ACLU- KY William Sharp berkata kalau di dasar Amandemen Awal Amerika Sindikat, para administratur penguasa” tidak mempunyai wewenang buat menyensor pesan- pesan cuma sebab tidak menyukainya.”” Serta dalam perihal ini, piringan hitam nomor- nomor opsi individu merupakan wujud mimik muka orang yang bersama pantas menemukan proteksi Amandemen Awal,” tuturnya. Pihak daulat pemindahan Kentucky menyangkal buat menanggapi permasalahan ini.

Seseorang Atheis Amerika menggugat para administratur di Negeri BagianKentucky, Amerika Sindikat, sehabis mereka menyangkal permohonan no piringan hitam mobil yang dapat terbaca” IMGOD” ataupun berati Aku merupakan Tuhan. Bennie Hart berkata arti dari opsi atas piringan hitam mobilnya merupakan buat membuktikan kemustahilan buat melawan siapa juga yang berterus terang selaku Tuhan. Tetapi para administratur pemindahan di negeri bagian yang warganya terkategori konvensional dengan cara agama itu memutuskan kalau piringan hitam no itu dapat alihkan atensi para juru mudi yang lain serta dapat memunculkan permasalahan.

Para aktivis independensi awam setelah itu mengajukan permasalahan Hart dengan cara hukum. Hart berkata kalau dirinya telah mempunyai piringan hitam mobil yang serupa dikala bermukim di Negeri Bagian Ohio sepanjang 12 tahun serta tidak memiliki permasalahan apapun dengan piringan hitam mobilnya.

” Aku cuma mau mempunyai peluang yang serupa buat memilah catatan individu buat piringan hitam mobil aku semacam perihalnya para juru mudi lain,” tutur Hart, yang bermukim di Kenton County, Kentucky Utara.” Tidak terdapat yang asusila ataupun cabul mengenai pemikiran aku kalau agama agama ialah pemahaman individu.”

Aliansi Independensi Awam Amerika di Kentucky( American Civil Liberties Union of Kentucky ACLU- KY) serta Yayasan Merdeka dari Agama( Freedom From Religion Foundation) mengajukan petisi hukum atas julukan Hart kepada Menteri Pemindahan Kentucky Greg Thomas dengan azas independensi berdialog.

Ketua hukum ACLU- KY William Sharp berkata kalau di dasar Amandemen Awal Amerika Sindikat, para administratur penguasa” tidak mempunyai wewenang buat menyensor pesan- pesan cuma sebab tidak menyukainya.”” Serta dalam perihal ini, piringan hitam nomor- nomor opsi individu merupakan wujud mimik muka orang yang bersama pantas menemukan proteksi Amandemen Awal,” tuturnya. Pihak daulat pemindahan Kentucky menyangkal buat menanggapi permasalahan ini.

Stigma jadi Atheis di Amerika Serikat

Kalangan Atheis di Amerika Sindikat mengadakan karnaval, mendirikan stasiun tv serta mensupport tindakan masyarakat negeri itu yang berterus terang dengan cara terbuka selaku Atheis.” Aduhai kalangan Atheis, Kamu tidak seorang diri. Kamu pantas memperoleh kesetaraan dalam seluruh perihal,” tutur arahan kalangan Atheis di Amerika Sindikat, David Silverman, dalam pidatonya.

David Siverman mengantarkan pidatonya kala peresmian stasiun tv Atheist Televisi, yang didedikasikan pada banyak orang yang tidak yakin kepada kehadiran Tuhan. Berakhir ceramah itu, banyak orang yang muncul dalam kegiatan itu membuat bukti kalau mereka merupakan pengikut Atheis, semacam dikabarkan reporter BBC Aleem Maqbool dari Ohio, AS.

” Ini merupakan salah satu ketetapan terbaik yang sempat aku untuk sepanjang hidup aku,” tutur Mark Hatcher, seseorang masyarakat AS kulit gelap yang berterus terang Atheis. Ia setelah itu memohon supaya masyarakat AS- yang dengan cara bisik- bisik menganut ateis- buat melaporkan” dengan cara terbuka” kepada keyakinannya itu. Untuk mayoritas masyarakat AS, bujukan buat berterus terang selaku Atheis tidaklah perkara gampang serta apalagi teramat susah, tutur beberapa mereka kala membuat bukti.

Khawatir dikucilkan

Seseorang partisipan karnaval bernama Jamila Bey berkata banyak partisipan pertemuan mahasiswa sekuler AS di Columbus, Ohio, yang” nampak gugup” kala diwawancarai mengenai agama ateisnya.” Beberapa mahasiswa tidak berani berlagak terbuka. Orang berumur mereka bisa jadi tidak ketahui kalau buah hatinya itu menganut Atheis ataupun mempersoalkan agama agamanya,” tutur Jamila.

Baginya, beberapa mereka berterus terang” khawatir diasingkan” dampak berterus terang Atheis dan takut diperlakukan semena- mena karena tidak yakin kehadiran Tuhan. Lain lagi cerita Lasan Dancay- Bangura, mahasiswa berumur 22 tahun. Ia merupakan arahan golongan Atheis di kampusnya.

Ia berkata, ibunya luang terguncang dikala mengenali dirinya merupakan Atheis.” Bunda aku pula amat marah,” ucapnya.” Tetapi aku pikir, bunda aku hendak menyambut opsi aku ini, meski sepanjang ini kita tidak membahas pertanyaan ini. Aku percaya, bunda aku tidak hendak mengusir aku dari rumah,” ucapnya. Tetapi begitu, Dancay- Bangura berterus terang ia belum memberitahu bapaknya mengenai pilihannya jadi Atheis.

Warga tidak menerima

Kebalikannya, orang berumur Katelyn Campbell, 19 tahun, asal West Virginia, bisa menguasai serta mensupport seluruhnya tindakan putrinya yang jadi Atheis. Perkaranya, tindakan ini belum dapat diperoleh oleh warga yang bermukim di dekat kediamannya.” Di SMA, kala aku berjalan di depan mereka, seketika seluruh bungkam. Mereka bisa jadi saja hendak meludahi aku,” tutur Katelyn. 2 tahun kemudian, beliau menentang masuknya pelajaran agama di sekolahnya, serta ia berterus terang sedang merasakan akibatnya atas ulahnya itu.

Dalam bermacam informasi mengatakan, perkara agama di Amerika Sindikat sedang jadi perkara amat berarti bila dibanding dengan negara- negara di Eropa. Meski terdapat usaha buat mengganti metode penglihatan semacam itu di golongan kanak- kanak belia, tercantum membuat stasiun tv Atheis, perkara agama jadi dimensi berarti buat dapat diperoleh warga di AS, begitu kesimpulan suatu survey.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)